Postingan

Hadir kembali, sepenggal pengalaman di sekolah.

akhir tahun tiba juga,,,tak terasa 1 tahun berlalu begitu saja... bertemu orang-orang baru di tahun 2014, merupakan anugrah dari Allah.. bukan untuk menyesali yang lalu,,namun untuk mengambil pelajaran dari yang lalu setelah itu melangkah bersama orang-orang baru di tahun 2014 itu.

tanggal spesial untuk hari spesial...

memasuki awal baru... memasuki seperempat abad yang baru lagi.. setelah seperempat abad di lalui...maka ini awal baru untuk perjalanan seperempat abad berikutnya. banyak hal yang terjadi yang justru membuat diri ini makin mengenal siapa sebenarnya aku. kelebihan dan kekurangan apa yang ada pada diri.

Flash back

iseng..mengingat-ingat kapan pertama kalinya,,,naik2 gunung. pas dinget-inget ternyata waktu SMP. Saat itu pas perpisahan SMP. acaranya sih di villa, tapi di hari terakhir kita di ajak guru-guru jalan, melalui bukit, lembah,,, rasanya jaauuh...banget.. tmn wi yang pacaran mah pada di bantu pegangin ama pacarnya.haha wi sih malah nyantai aja. maklum lah waktu SMP itu dwi tergolong tomboy. :P hobinya lari, kalo maen ama ank cowo, pake baju demennya kaos oblong yang kegedean gtu. jadi inget, waktu itupernah ibu beliin baju blues cewe gtu, modelnya kak ngepas dibadan. eh dr awal dibeliin udah wi tolak. akhirnya tuh baju dikasih ke saudara. *eh jadi melenceng cerita kemana-mana ini.hehhe

come back 2014...

i'm come back..... hehehe uda lama ga corat coret blog hampir satu tahun... soalnya lupa pasword and males ngurusinnya,,, eng ing eng.... sekarang mau nulis lagi,,,soalnya akhir-akhir ini banyak pikiran yang pegen di tuang dalam bentuk tulisan biar bisa belajar mengambil hikmah dari kejadian yang udah di alami akhir-akhir ini.

Quotes

 “Orang yang memendam perasaan seringkali terjebak oleh hatinya sendiri. Sibuk merangkai semua kejadian di sekitarnya untuk membenarkan hatinya berharap. Sibuk menghubungkan banyak hal agar hatinya senang menimbun mimpi. Sehingga suatu ketika dia tidak tahu lagi mana simpul yang nyata dan mana simpul yang dusta.” — Tere Liye, Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin

Aku Menyerah

Aku menyerah untuk lari dariMu Aku menyerah untuk lalai dari perintahMu Aku menyerah mencari obat hati selain dariMu Aku menyerah untuk tidak MengingatMu dalam tiap kegiatanku Aku menyerah dari sikap angkuh yang tak menyertakanMu dalam tiap usahaku Aku menyerah bergantung pada selainMu Rabbku tuntun aku....ke jalanMu

24th

9-9-2012 awali pagi dengan rasa syukur nafas masih mengalir di dada mata masih mampu melihat indahnya ciptaanNya tubuh masih mampu bergerak sesuai yang di maui matahari pun telah datang hari yang spesial buat sebagian besar orang dari yang akan melaksanakan akad, memperingati kelahiran, ataupun melakukan pertemuan dengan kawan lama. selamat untuk kawan yang telah mengenapkan diennya hari ini, do'akn penulis bisa menyusul. selamat untuk kawan yang memperingati hari kelahirannya, bersyukur bahwa masih diberi kesempatan hidup hingga kini. selamat untuk kawan yang acara pertemuannya telah terpenuhi hari ini, karena bisa jadi suatu saat nanti pertemuan seperti inilah yang akan membuatmu menjadi rindu. sahabatku, kawanku, temanku, adik-adikku, kakak-kakaku, uwa, bibi, sepupu orang tua, dan semua orang yang telah mewarnai hidupku selama ini. terima kasih karena kalian aku belajar arti dewasa. karena kalian aku belajar untuk memberi karena kalian aku belajar memahami or...